Trasfer Pemain Yang Paling Kontrovesial Sepanjang Masa

Trasfer Pemain Yang Paling Kontrovesial Sepanjang Masa

Trasfer Pemain Yang Paling Kontrovesial Sepanjang Masa

Trasfer Pemain Yang Paling Kontrovesial Sepanjang Masa

Trasfer Pemain Yang Paling Kontrovesial Sepanjang Masa, Bursa transfer paling di nantikan oleh semua orang, di mana pemain bintang bebas berpindah klub melalui kesepakatan.

duniajudi – Tercatat ada beberapa pemain yang terlihat sangat Kontrovesial terhadap perpindahan nya dari klub yang sudah lama pergi ke klub baru. dan Berikut ini ada daftar beberapa Pemain yang Kontroversial sepanjang masa.

Trasfer Pemain Yang Paling Kontrovesial Sepanjang Masa

Johan Cruyff

Playmaker legendaris Belanda, Johan Cruyff merupakan pemain utaman yang sangat berpengaruh bersama Ajax Amsterdam. Dia pernah memperkuat Ajax dalam dua periode, yakni 1964-1973 dan 1981-1983.
Bersama Ajax, Cruyff berhasil meraih delapan gelar Liga Belanda dan tiga piala Liga Champions.
tetapi, Cruyff membelot ke klub rival Ajax, Feyenoord pada 1983. Dia melakukan hal itu karena kecewa dengan manajemen Ajax yang tidak mau memperpanjang kontraknya.
Pria itu akhirnya sukses balas dendam dengan Ajax. Cruyff sukses mempersembahkan gelar Liga Belanda dan KNVB Cup untuk Feyenoord di musim perdananya.

Trasfer Pemain Yang Paling Kontrovesial Sepanjang Masa

Ashley Cole

Bek sayap kelahiran London, Inggris, Ashley Cole merupakan salah satu pemain yang paling dibenci suporter Arsenal. Cole dibesarkan secara langsung oleh manajer Arsenal, Arsene Wenger sejak 1999.
Namun pada 2006, pria yang kini sudah berusia 35 tahun tersebut menyepakati kontrak ilegal dengan rival sekota Meriam London (julukan Arsenal), Chelsea. Ketika Wenger memintanya menjatuhkan pilihan antara Arsenal atau Chelsea, Cole dengan tegas menjawab ingin membela Chelsea.

Trasfer Pemain Yang Paling Kontrovesial Sepanjang Masa

Carlos Tevez

Striker asal Argentina, Carlos Tevez merupakan pemain yang dicintai fans Manchester United pada 2007 hingga 2009. Dia juga membantu Setan Merah memenangkan Liga Champions 2008 setelah mengalahkan Chelsea di Moskow dalam drama adu penalti.

Namun rasa cinta fans MU berubah menjadi kebencian pada 14 Juli 2009. Tevez memilih pergi dan membela musuh abadi MU, Manchester City. karena saat itu, Tevez kesal MU terlalu lama memberikan kontrak baru untuknya.

Trasfer Pemain Yang Paling Kontrovesial Sepanjang Masa

Robin van Persie

Striker asal Belanda, Robin van Persie merupakan sosok yang dipuja fans Arsenal pada 2004 hingga 2012. Namun hasratnya untuk memenangkan gelar Liga Premier Inggris membuatnya memilih untuk meninggalkan Meriam London.
Sayangnya, selama delapan tahun bersama tim besutan Arsene Wenger, Van Persie tak bisa mewujudkan impiannya itu. Hasilnya, pada bursa transfer musim panas, mantan pemain Feyenoord itu memilih untuk berkhianat kepada Arsenal.

Trasfer Pemain Yang Paling Kontrovesial Sepanjang Masa

Roberto Baggio

Striker legendaris Italia, Roberto Baggio diharapkan bakal menjadi pemain terbaik Fiorentina sepanjang masa. Baggio memperkuat Fiorentina pada 1985 hingga 1990 itu mampu mencetak 55 gol dari 136 penampilan.

Di bursa transfer musim panas 1990, Baggio membuat amarah fans La Viola (sebutan Fiorentina) meledak. Dia memilih bergabung dengan raksasa Italia, Juventus dengan mahar sebesar 8 juta pounds. Ketika itu, Baggio menjadi pemain termahal di Serie A.

Baggio mengakui keputusannya pergi ke Juventus karena terpaksa. “Dari dalam lubuk hati terdalam, hati saya tetap ungu,” ucap pria yang saat ini berusia 49 tahun tersebut.
Bersama Juventus, Baggio berhasil meraih gelar Serie A 1994/95, UEFA Cup (1992/93), dan Coppa Italia (1994/95).

Trasfer Pemain Yang Paling Kontrovesial Sepanjang Masa Luis Figo

Luis Figo

Pada Juli 2000, Luis Figo membuat kesal fans Barcelona. Pemain legendaris Timnas Portugal itu memilih hengkang ke musuh bebuyutan Barcelona di Spanyol, Real Madrid. Ketika itu, Figo menjadi pemain termahal dunia dengan banderol 37 juta pounds.
Fans Barcelona pun mengungkapkan kekesalannya kepada Figo saat pertandingan melawan Real Madrid di Camp Nou Stadium, 21 Oktober 2000. Ketika Figo sedang mengeksekusi tendangan penjuru, fans Barcelona melempar kepala babi ke arahnya.

Share